SIAPAKAH YANG HATINYA TERPAUT KEPADA MASJID ?
(Sebuah Renungan)
By Latief WeHa

Dalam hadits shahih dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Syaikhoni; Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan bahwa ada 7 golongan manusia yang nantinya di hari akhir akan mendapatkan perlindungan Allah SWT dimana tiada lagi perlindungan ketika itu selain perlindungan-Nya.

Satu diantara 7 golongan itu ialah “orang yang hatinya terpaut pada masjid”. Ialah yang mempunyai hati yang selalu terikat kepada masjid. Kedekatan batinnya kepada masjid sangat erat dan sulit dipisahkan.

Namun siapakah yang dimaksud dengan “hati yang terpaut pada masjid” dalam hadits ini? Apakah ia seorang merbot/ pengurus masjid, yang bukan saja hatinya bahkan badannya pun selalu terikat pada masjid sehingga hari-harinya hanya dihabiskan dalam masjid?

Atau ia seorang ustadz yang sudah pasti selalu beranjak dari masjid ke masjid guna mengajar. Atau ia seorang hartawan yang kaya raya yang selalu menginfakkan uangnya untuk membangun masjid?

Atau siapa?

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. [At-Taubah 9 : 18]

Masjid merupakan salah satu sarana yang penting untuk pembinaan umat dan sekaligus juga untuk mengagungkan Allah SWT.

Masalah pembangunan masjid telah mendapat perhatian yang sangat besar bagi Rasulullah SAW, sehingga saat beliau singgah di kota Quba sewaktu dalam perjalanan hijrah dari kota Mekah ke Madinah, dengan dibantu oleh sahabat-sahabatnya, mendirikan sebuah masjid yang dinamai Masjid Quba.

Juga ketika Rasulullah SAW sampai di kota Madinah, beliau mendirikan Masjid Nabawi. Sebagai orang beriman, seharusnya kita memiliki perhatian dan cinta yang besar kepada masjid sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Kecintaan yang besar kepada masjid ini akan membuat kita memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap usaha untuk memakmurkan masjid. Rasa cinta kepada masjid ini bisa kita wujudkan sebagaimana bila kita cinta kepada negara.

Kecintaan yang besar kepada negara ini akan membuat kita memiliki rasa tanggung jawab yang besar pula terhadap usaha-usaha untuk memakmurkan dan mensejahterakan negara.

Maknai masjid secara luas. Bukan sebatas bangunan fisik semata, namun sebagai tempat untuk bersujud/ mengabdi kepada Allah. Dan tempat bersujud ini seluas bumi dan isinya.

Dan di dalam bumi, ada batasan-batasan teritorial yang disebut dengan NEGARA. Jadi, siapakah yang hatinya terpaut kepada masjid?

Yakni komunitas masyarakat yang terpimpin dan berkepemimpinan, yang dengan perantara masjid yang dibangunnya, telah mempertautkan hatinya kepada negaranya. Negara yang telah dikaruniakan Allah SWT atas dirinya.

Segala sesuatu yang dilakukan dalam proses pembangunan masjid dan yang berhubungkait dengannya, dilakukan dalam rangka memakmurkan ‘masjid’ tersebut. Yang kesemuanya itu, dilakukan dan dipersembahkan untuk kemakmuran negaranya.

Maka, orang-orang yang seperti itu, akan mengisi kehidupannya, mengisi hari-harinya dengan bertungkus-lumus untuk memakmurkan masjidnya, demi memakmurkan negaranya.

Hatinya selalu terpaut kepada urusan itu, tidak pernah lengah serta memiliki keterikatan jasadiyah dan batiniyah yang sangat erat, sulit untuk dipisahkan.

Al-Zaytun, 24 Maret 2018
By : Latief WeHa
(Diolah dari berbagai sumber)

Foto ilustrasi:
1. Masjid Rahmatan Lil Alamin, dan Menara Pemuda Perdamaian 201M, Al-Zaytun, Indonesia
2. Masjid Al-Hayat, Al-Zaytun, Indonesia

#MerdekaRuh
#MerdekaFikir
#MerdekaIlmu

 

Post Link :

DONASI PROGRAM JAMMAS JALAN MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA

 

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *