#SAYABINGUNG #KEMANASAYAHARUSBERSHODAQOH #BINGUNGBERSHODAQOH #BINGUNGBERSEDEKAH #JAMANEDAN #COMEBACKTOTHERIGHTWAY #JAMANKALABENDU #JAMANKALATIDHA #INDONESIASARANGKORUPSI #AKSISOSIALBERKEDOKDONASI #MASIHADAKAHKEJUJURAN #JALANORANGBAIKKEPADASISTEMYANGBAIK #JALANMENUJUMASYARAKATSEJAHTERA #BERJAMMAS #MEMBERSIHKANDIRI #JAMMAS #PROGRAMJAMMAS #PROGRAMPEMBANGUNANSEMESTA #MIWITIJAMANKALASUBA #SWASTAMEMBANGUNNEGARA #GERAKANRAKYATUNTUKBANGUNINDONESIAKUAT #INDONESIAMUSTBESTRONG #MAHAYUSEMESTA #DONASIJAMMAS #DONATURJAMMAS #LEMBAGAKESEJAHTERAANMASJID #MASJIDRAHMATANLILALAMIIN #ONELORD #ONELAND #ONELAW

 ===========================================

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, Merdeka !

SAYA BINGUNG, KEMANA SAYA HARUS BERSHODAKOH ?

 Setidaknya kata-kata ini muncul dari seorang customer Go Catering Tool di Malang Jawa Timur.  Beliau adalah seorang pengusaha resto di Cafe Batu Malang, Beliau juga adalah seorang alumni MAZ Angkatan I yang saat ini menjadi Donatur Tetap Program JAMMAS ( Jalan Menuju Masyarakat Sejahtera.

Ya Di Jaman Edan Atau Di Sebut Juga Jaman Kalabendu Atau Disebut Jaman Kalatidha, Kejujuran Laksana Emas Mutiara Yang Sangat Mahal Dan Sulit Didapatkan Di Tumpukan Gunung Atau Di Tengah Hamparan Samudera.

Ketika Harta Menjadi Sesembahan Yang Di Agungkan Kedudukan Di Pertuhankan Mata Manusia Menjadi Buta, Telinga Menjadi Tuli Dan Hati Menjadi Mati.

Banyak Lembaga Yang Harus Dimuliakan Untuk Mengelola Amanah Umat Saat Ini Menjadi Sarang Untuk Korupsi Dan Memperkaya Diri.  Lembaga Negara Menjadi Sarang Para Aparatur Negara Dengan Meningkatnya Kasus Tindak Pidana Korupsi Di Negeri Ini.  Lembaga Sosial Keagamaan Dan Kemasyarakat Tumbuh Menjamur Dari Ufuk Barat Hingga Ufuk Timur Yang Mencerminkan Betapa Miskinnya Bangsa Ini.  Korupsi Secara Berjammah Telah Terjadi  Di Langit Dan Di Bumi.

Cahaya Allah Yang Harusnya Menerangi Langit Dan Bumi Saat Ini Serasa Padam Diselimuti Gelombang Awan Yang Bertumpuk-tumpuk Menjadi Hitam Pekat Gelap Gulita.  Bangsa Ini Sangat Jauh Dari Kesejahteraan Rahmat Allah Dan Keberkahan.

Orang-orang baik saat ini sedang bingung untuk berbuat baik karena banyaknya kejahatan yang dibungkus dengan label kebaikan.

Allah SWT menggambarkan keadaan ini dalam Firman-Nya di dalam QS. An Nur Ayat 40 :


أَوۡ كَظُلُمَٰتٍ فِى بَحۡرٍ لُّجِّىٍّ يَغۡشَىٰهُ مَوۡجٌ مِّن فَوۡقِهِۦ مَوۡجٌ مِّن فَوۡقِهِۦ سَحَابٌ ۚ ظُلُمَٰتٌۢ بَعۡضُهَا فَوۡقَ بَعۡضٍ إِذَآ أَخۡرَجَ يَدَهُۥ لَمۡ يَكَدۡ يَرَىٰهَا ۗ وَمَن لَّمۡ يَجۡعَلِ ٱللَّهُ لَهُۥ نُورًا فَمَا لَهُۥ مِن نُّورٍ

Terjemahan :

Atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barangsiapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikit pun.

 

Mari Kita Simak Sedikit Cuplikan Video Gambaran Nyata Dari Ribuan Video Kejahatan Yang Dibungkus Dengan Label-label Kebaikan Yang Hari Ini Banyak Bertebaran Di Media Sosial :

 

Contoh kasus-kasus korupsi yang dilakukan di lembaga-lebaga negara :

https://www.youtube.com/watch?v=0DrpVDEjCrw

https://www.youtube.com/watch?v=rAqkcJgileo

 

Contoh kasus-kasus korupsi yang dilakukan di lembaga-lembaga sosial :

https://www.youtube.com/watch?v=CmnuejzMKaI

https://www.youtube.com/watch?v=Kl2KYB7joaA

Pertanyaannya Adalah Dimanakah Orang Baik Dan Masih Adakah Kebaikan Di Muka Bumi Ini ?

Begitu banyaknya keraguan orang-orang baik yang bingung menemukan sistem yang baik dalam beramal kebajikan, kiranya penting bagi saya untuk menulis artikel ini agar masyarakat dapat menemukan jalan yang baik untuk beramal sholeh di dalam sistem yang baik tanpa ada rasa ragu hanya akan menjadi korban oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Mari kita simak bersama artikel di bawah ini :

MEMBANGUN PERADABAN MANUSIA MEWUJUDKAN RAHMATAN LIL ‘ALAMIIN

Kita semua sebagai seorang muslim memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam kehidupan bersama.  Setiap manusia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesejahteraan,  rahmat Allah dan keberkahan hidup.  Demikian juga kita memiliki kewajiban yang sama untuk memperjuangkan terwujudnya kesejahteraan bersama.

Tidak Ada Kesejahteraan Kecuali Dengan Kebersamaan ( Laa Islam Ila Bil Jama’ah )

لا اسلام الا بجماعة

“Tiada Islam Keculai Dengan Kebersamaan”

Kesejahteran Bisa Diwujudkan Karena Ada Persatuan Dan Kebersamaan

لا جماعة الا بامرة 

“Tiada Jama’ah Kecuali Dengan Kepemimpinan”

Kebersamaan Bisa Diwujudkan Manakala Ada Kepemimpinan.  Pemimpin Adalah Mereka Yang Selalu Menyeru Kepada Kebaikan.

ولا امارة الا بالطاعة

“Tidak Ada Pemimpin Jika Tidak Dita’ati”

Maka Ketika Seorang Pemimpin Tidak Menyeru Kepada Kebaikan Atau Bahkan Berbuat Kerusakan Maka Keta’atanpun Akan Sirna Dan Kepemimpinan Akan Runtuh Dengan Sendirinya.  Keta;atan Yang dipaksakan atau Ketaatan Yang Dilandasi Rasa Takut Tidak Akan Bertahan Lama, Ketaatan Manusia Harus Dilandasi Dengan Kesadaran Hikmah Dan Kebijaksanaan.  Semuanya Baik Yang Memimpin Atau Yang Dipimpin Harus Tunduk Kepada Nilai-nilai Luhur Ajaran Ilahi.  Ketaatan Lahir Dari Kesadaran Berbakti Kepada Penciptanya Yang Ikrarkan Dalam Janji Suci Kepada Allah Untuk Selalu Sanggup Dan Siap Menjalankan Tugas Dan Amanah Mewujudkan Rahmatan Lil ‘Alamiin.  Kepemimpinan Bermakna Bahwa Setiap Diri Adalah Pemimpin Yang Mempunyai Tugas Menyeru Kepada Kebaikan.  Sedangkan Pemimpin Adalah Wasilah Dalam Kehidupan Bersama Dalam Menghidupkan Kepemimpinan.

Ingat Dalam Hidup Ini Kita Semua Ada Perjanjian Kita Dengan Allah, Untuk Sanggup Mentaati Dan Memperjuangkan Nilai-nilai Ajaran Ilahi Agar Mampu Menciptakan Kesejahteraan Bagi Kehidupan Bersama :

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ ٱللَّهَ يَدُ ٱللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَٰهَدَ عَلَيْهُ ٱللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

 

Arab-Latin: Innallażīna yubāyi’ụnaka innamā yubāyi’ụnallāh, yadullāhi fauqa aidīhim, fa man nakaṡa fa innamā yangkuṡu ‘alā nafsih, wa man aufā bimā ‘āhada ‘alaihullāha fa sayu`tīhi ajran ‘aẓīmā

Terjemah Arti: Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.

Mereka para pemimpin yang senantiasa menyeru kepada manusia agar menuju kepada jalan kebaikan, maka hakekatnya tangan Allah diatas tangan mereka.  Tetapi sebaliknya barang siapa menyimpang dari jalan kebaikan, dari jalan yang lurus maka akan menimpa kepada dirinya sendiri.

Karena itu tujuan hudup bersama adalah agar kita kaya jiwa, kaya pemikiran, kaya ilmu dan kaya materi.  Sedangkan tujuan kaya tersebut adalah untuk mengkayakan orang lain dan menciptakan kesejahteraan bersama.

WAHAI GENERASI PELURUS, JANGAN PERNAH BERHENTI BERJALAN SAAT JALAN DIHADAPANMU BENGKOK, TETAPLAH BERJALAN DAN BERJALANLAH DENGAN LURUS

JIKA SAUDARAKU TIDAK MAU BERJALAN BERSAMA ORANG-ORANG YANG BENGKOK, SAUDARAKU BISA MIMILIH UNTUK BERJALAN BERSAMA ORANG-ORANG YANG LURUS

MARI BERSAMA BERSATU PADU MELURUSKAN SHAFF DALAM MENUJU KEBAIKAN MEWUJUDKAN RAHMATAN LIL ‘ALAMIIN

Al Jami’ul Ghoniyuyul Mughniy

Kaya Ruh merupakan pondasi hidup yang pertama dan utama.  Ruh yang merdeka yang dibimbing oleh ajaran Ilahi akan mendorong seluruh gerak pemikiran manusia mampu memahami dan menyadari bahwa hidup yang baik adalah hidup yang bermanfaat bagi diri keluarga dan masyarakat luas.  Pemikirannya terus bergerak dan berkembang untuk menciptakan ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuaannya terus bertambah melahirkan pemikiran-pemikiran baru untuk menciptakan kesejahteraan bersama hidup manusia.

Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya

Untuk mampu mewujudkan  pribadi-pribadi yang dinamis yang memiliki ruh yang merdeka, pikiran yang merdeka  dan ilmu yang merdeka membutuhkan sistem yang baik, lingkungan yang baik dan kepemimpinan serta kaderisasi yang baik. Dan ini merupakan tugas dan kewajiban yang mulia bagi kita semua untuk membangun dan memperjuangkan sistem yang baik, lingkungan yang baik dan kepemimpinan serta kaderisasi yang baik yang akan meneruskan dan menumbuh suburkan jiwa-jiwa yang baik, pemikiran-pemikiran yang baik, ilmu-ilmu yang bermanfaat sehingga kehidupan dunia memiliki suri tauladan yang pantas untuk diteladani.

Oleh karena itu kita sebagai seorang muslim yang berarti orang yang mengemban tugas untuk mensejahterakan masyarakat luas harus mampu bangkit berjuang melepaskan diri dari kebodohan dengan terus membangkitkan semangat belajar dan berbuat membuat solusi menggerakkan perekonomian umat dan selanjutnya mampu menghidupkan dan mengembalikan kembali fungsi masjid sebagai lembaga untuk mensejahterakan umat.  Pada awal gerakan reformasi, para cendikiawan muslim Indonesia membuat rancangan reformasi besar yakni merubah paradigma berfikir masjid hanya sebagai tempat ibadah ritul saja, kemudian mengembalikan fungsi masjid sebagai lembaga untuk membangun seluruh aspek kehidupan manusia untuk mensejahterakan umat sebagaimana Rasulullah Muhammad menata umat di madinah dengan membangun Masjid Quba. Hal ini terbukti dengan lahirnya Pusat Pendidikan Pengembangan Budaya Toleransi Dan Perdamaian MAZ yang hari ini tersohor hingga ke manca negara  sebagai Ponpes Termaju Termegah Dan Terbesar Di Dunia.  Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia sudah sepantasnya menjadi contoh pusat kemajuan dan kebangkitan peradaban manusia dunia.

Tidak cukup sampai di sini, pada awal millenium III ini, Umat Islam Bangsa Indonesia yang telah bergabung dan berada pada sistem yang baik dengan Program JAMMAS ( Jalan Menuju Masyarakat Sejahtera ) sedang bersemangat membangun monumen kebangkitan umat dengan membangun masjid terbesar berkapasitas ratusan ribu jama’ah yang diberi nama Masjid Rahmatan Lil ‘Alamiin.  Masjid ini dimaksudkan untu menjadi simbol kebesaran jiwa yang memiliki ruh yang merdeka, pemikiran besar yang memiliki pikiran yang merdeka, ilmu pengetahuan yang luas yang mencerminkan ilmunya yang merdeka, yang menjadi semangat besar untuk mewujudkan kesejahteraan umat dan mentegakkan Rahmatan Lil ‘Alamiin di permukaan bumi ini.  Masjid yang berdiri kokoh besar dan menjulang adalah cerminan atau gambaran dari pribadi-pribadi muslim yang merupakan masjid yang bergerak sebagai subyek-subyek yang bersujud bersama-sama mengabdikan diri hidup bersama dalam mewujudkan kesejahteraan bersama menata kehidupan dan peradaban manusia mewujudkan Rahmatan Lil ‘Alamiin.

Pada saat ini proyek pembangunan berkelanjutan terus berjalan dan terus digiatkan dengan semangat kemandirian.  Seluruh komponen umat yang telah memiliki kesadaran terus diajak agar memiliki semangat berkorban untuk mendekat kepada tujuan.

Mari satukan tekad membangun Indonesia Tanah Air, Tanah Yang Mulia, Tanah Yang Suci sebagai sentral kebangkitan peradaban umat manusia, menjadikan Indonesia menjadi Ibu dari negara-negara di dunia ini ( Indo = Induk / Ibu, Nesia = Negara-negara ). Indonesia secara geografis berada di sentral bumi, yang diapit oleh 2 pintu gerbang simbol kekuasaan yakni Malaka Dan Maluku yang harus di Miliki dikuasai untuk mengatur dan menata kehidupan dunia agar tata. titi, tentrem ayom ayem, gemah ripah loh jinawi penuh toleransi dan damai.

Saat ini, detik ini dunia telah dibawa oleh perkembangan pemikiran manusia yang memang dikembangkan dan mengembang hingga ke puncak peradaban dan telah membawa manusia masuk ke dalam dunia Quantum Manusia Paripurna yang cepat atau lambat akan membawa manusia kepada filosofi lama yang telah didengungkan namun tidak pernah dihiraukan yakni : One Lord, One Land, One Law

Siapa yang memahami tuhan, akan menguasai bumi dan akan membuat aturan.  Ini hukum alam, sunatullah.  Perhatikan QS. 2/105

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعْدِ ٱلذِّكْرِ أَنَّ ٱلْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِىَ ٱلصَّٰلِحُونَ

Arab-Latin: Wa laqad katabnā fiz-zabụri mim ba’diż-żikri annal-arḍa yariṡuhā ‘ibādiyaṣ-ṣāliḥụn

Terjemah Arti: Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh

Kaum kapitalis dan sosialis  dengan ambisinya jauh lebih cepat mengembangkan pemikiran dan menciptakan tuhan-tuhan baru, untuk menguasai lahan, dan membuat aturan di bumi ini.

Sedangkan kaum muslimin, asyik terbelenggu pikirannya memikirkan syurga dilangit dan tidak pernah memikirkan syurga di bumi yang pada akhirnya seluruh bumi dikuasai oleh kaum kapitalis dan kaum sosialis  yang pada akhirnya muslim harus terusir dari bumi atau tertimbun di dalam bumi atau harus menjadi budak rendah untuk tetap mampu mampu mempertahankan hidup.

Mampukah muslim bangkit ?

Jumlah muslim yang  terbesar quantitasnya saja hanya akan seperti buih di tengah lautan yang berjumlah banyak namun terombang-ambing oleh keadaan yang akhirnya pecah hancur diterpa angin.   Banyaknya kelompok-kelompok di masyarakat hari ini masih cenderung terperosok kepada fanatisme sempit yang membawa kepada perpecahan umat.  Egoisme ( Ananiyah ) sangat jauh dari watak seorang muslim.

Satu contoh besar telah dimulakan dengan Program Besar Jammas, genderang perjuangan telah dikobarkan, saatnya umat muslim membangun kualitas, menumbuhkan kesadaran dan mengedepankan persatuan agar contoh besar yang telah di tegakkan bukan saja tegak berdiri disatu titik, tetapi panji-panji kesejahteraan harus mampu untuk terus bertumbuh dari Maluku Hingga Ke Malaka, Dari Merauke Hingga Ke Sabang dengan persatuan.

Saatnya umat muslim cerdas dan berkualitas bersatu menyatukan diri dalam visi Rahmatan Lil ‘Alamiin, meninggalkan firqah-firqah perpecahan menuju kepada persatuan ( One Lord – One Land – One Law ).  Satu wadah besar telah dibangun dan ditegakkan dengan satu lembaga besar Lembaga Kesejahteraan Masjid Masjid Rahmatan Lil ‘Alamiin ( LKM MRLA ), sebagai induk untuk menyatukan kaum muslimin di dalam mewujudkan kesejahteraan umat.

Kesejahteraan Bersama Yang Baik tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan Pembangun Ekonomi Dan Demokrasi Ekonomi Yang Baik, Pembangunan Ekonomi Dan Demokrasi Ekonomi Yang Baik tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan Pembangunan Pengkokohan Modal Dan Devisa Yang Baik, Pembangunan Pengkokohan Modal Dan Devisa Yang Baik tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan Pembangunan Stabilitas Dan Progresifitas Organisasi Yang Baik, Pembangunan Stabilitas Dan Progresifitas Organisasi Yang Baik tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan Pembangunan Kualitas Dan Kuantitas Umat / Anggota Yang Baik, Pembangunan Kualitas Dan Kuantitas Umat / Anggota Yang Baik tidak mungkin diwujudkan kecuali degan Pembangunan Idiologi Hidup Bersama Yang Baik ( Berkoperasi ).

Oleh karena itu Lembaga Kesejahteraan Masjid Masjid Rahmatan Lil Alamiin ( LKM MRLA ) dalam menata seluruh tahapan program dilakukan dengan 2 pillar dalam mewujudkan cita-cita Rahmatan Lil ‘Alamiin.

  1. Pillar Pertama, yakni dengan membangkitkan dan membangun kekuatan umat dengan gerakan sosial keagamaan dengan Program Jammas.

Program Jammas adalah wadah untuk menampung amaliah umat  baik zakat infak shodaqoh maupun donasi yang mempunyai sifat  total memberi. Hanya memberi tak harap kembali bagaikan surya menyinari dunia.  Karakter Program Jammas merupakan wujud bentuk rasa syukur manusia kepada penciptanya Allah SWT, kepada pembimbing sang guru sejati manusia Muhammad SWT, kepada para pejuang para leluhur kepada orang tua yang telah membesarkan dan mewariskan karakter-karakter luhur kepada kita.  Oleh karenanya kita diwajibkan mencantumkan nama orang  tua kita di belakang nama kita pada saat berjammas.

  1. Pillar Kedua, yakni dengan membangkitkan dan membangun kekuatan umat dengan gerakan ekonomi dengan Program Perkoperasian.

Program Koperasi adalah wadah untuk menampung simpanan anggota baik simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan masa depan, tabungan maupun donasi yang mempunyai sifat  to take to give (  memberi untuk mendapatkan ) di dalam kehidupan bersama dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Karenanya di dalam berkoperasi ada Lebihan Hasil Usaha  ( LHU / SHU ) yang harus dibagikan kepada anggotanya.  Karakter Program Koperasi merupakan wujud tanggung  jawab manusia kepada generasi pelanjut, memberikan jalan kesejahteraan yang pada akhirnya nanti mampu  meneruskan membesarkan dan mewariskan karakter-karakter luhur kepada generasi selanjutnya.  Oleh karenanya kita diwajibkan mencantumkan ahli waris kita di belakang nama kita pada saat mendaftarkan diri menjadi anggota koperasi.

Kedua pillar tersebut diatas dilandasi dengan semangat PENDIDIKAN.  Pendidikanlah yang melahirkan kecerdasan dan kesadaran dan mencetak manusia yang bajik dan bijak.

Pendidikan formal diprioritaskan untuk mempersiapkan generasi dimasa hadapan.  Sedangkan pendidikan non formal  adalah pendidikan life skill diarahkan untuk mendidik masyarakat agar memiliki skill ketrampilan untuk mengatasi permasalahan hidup dan memenuhi atau mencukupi kebutuhan hidup dasar dan mampu mengembangkan diri yang akhirnya mampu berkontribusi dalam pembangunan hidup bersama dengan bersama mensukseskan Program JAMMAS ( Jalan Menuju Masyarakat Sejahtera ).

Apakah Program Jammas Itu ?

Untuk memahami lebih lanjut dan lebih detail sahabat semua dapat membaca link berikut ini :

http://majelistaklim.produkrakyat.org/2020/10/05/apakah-program-jammas-itu/

Apakah Program Koperasi Itu ?

Untuk memahami lebih lanjut dan lebih detail sahabat semua dapat membaca link berikut ini :

https://ksudesakotaindonesia.sbflash.com/2020/09/11/membangun-kekokohan-modal-menghimpun-energi-besar-untuk-mewujudkan-kesejahteraan-bersama/

Dan untuk mendaftar menjadi anggota Koperasi Serba Usaha ( KSU ) Desa Kota Indonesia Sahabat semua dapat mendownload Form Pendaftaran dan mengisinya dengan benar, dan mengirimkan Form Pendaftaran ke Sekretariat KSU Desa Kota Indonesia Ini Linknya :

https://ksudesakotaindonesia.sbflash.com/2018/10/24/format-format-ksu-desa-kota-indonesia/

Terimakasih, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi sahabat semua dimanapun berada.

Mari sahabatku semua dimanapun berada, baik sahabat-sahabat lama se-perjuangan, sahabat-sahabat baru se-visi, sahabat-sahabat dekat se-pemikiran, sahabat-sahabat seangkatan se-alumni, saudara-saudaraku se-darah se-pekarangan, putra-putriku se-petarangan, serta saudaraku semua se-bangsa dan se-tanah air, sudah saatnya kita merendahkan diri dihadapan Allah, dengan bersatu bahu membahu membangun bangsa dan negara ini dengan Program Jammas ( Jalan Menuju Masyarakat Sejahtera ) dan membangun kesejahteraan bersama, membangun perekonomian bangsa melalui Program Koperasi ( Usaha Bersama ), Koperasi Serba Usaha Desa Kota Indonesia.

Mari singkirkan keangkuhan dan mari bergandeng tangan membangun peradaban

Salam Rahmatan Lil ‘Alamiin :

One Lord – One Land – One Law

Quran Surat Al-Anbiya Ayat 19

 وَلَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُۥ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ

Arab-Latin: Wa lahụ man fis-samāwāti wal-arḍ, wa man ‘indahụ lā yastakbirụna ‘an ‘ibādatihī wa lā yastaḥsirụn

Terjemah Arti: Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.

Mari Berjammas Demi Wujud Rahmatan Lil Alamiin

Mari Berkoperasi Demi Wujud Kesejahteraan Bersama

 

Walhamdulillahirabbil’alamiin, Merdeka !

Hormat saya,

Sugeng Mulyadi, M.Si.

Penggerak & Penggiat Program Jammas & Koperasi.

WhatsApp Program Jammas : 08157909176

WhatsApp Program Koperasi : 087711594679

================================================== 

Progres Program Jammas

Video Ini Diambil Dari Dokumentasi Pembangunan Pembangunan Masjid Rahmatan Lil ‘Alamiin Dan Segala Yang Terkait Dengannya :

YA ALLAH, BERIKANLAH JALAN YANG BAIK BAGI ORANG-ORANG YANG BAIK DI DALAM BERBUAT KEBAIKAN, TEMPATKAN MEREKA BERSAMA ORANG-ORANG YANG BAIK DI DALAM SISTEM YANG BAIK

===============================================

WALHAMDULILLAHIRABBIL’ALAMIIN

MERDEKA !

 

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *